"PIDATO BUDIDAYA JANGKRIK "
Assalamualaikum Wr.Wb.
Ibu RETNO yang saya hormati,dan teman-teman
kelas 9E yang saya cintai.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji
syukur
kepada TUHAN YANG MAHA ESA yang telah melimpahkan Rahmat dan
Hidayahnya kepada kita semua sehingga kita semua dapat hadir dalam acara ini.
Terlebih dahulu
saya mengucapkan terima kasih,kepada Ibu RETNO yang telah memberikan kesempatan
kepada saya untuk menyampaikan infromasi tentang “Budidaya Jangkrik”,dan
teman-teman semua yang senang, setia mendengarkan pidato saya ini.
Hadirin semua,
Penyebaran jangkrik
di Indonesia cukup merata,namun untuk kota-kota besar yang banyak penggemar
burung dan ikan,pada awalnya sangat tergantung untuk mengkonsumsi jangkrik yang
berasal dari alam,lama-kelamaan dengan berkurangnya jangkrik yang ditangkap
dari alam maka mulailah dicoba untuk membudidayakan jangkrik alam dengan
diternakkan secara intensif dan usaha ini banyak dilakukan di kota-kota di
pulau jawa.
Ada lebih 100 jenis
jangkrik yang terdapat di Indonesia.Jenis yang banyak dibudidayakan pada saat
ini adalah Gryllus Mitratus dan Gyrllus Tertactus,untuk pakan ikan dan
burung.Sedangkan jenis lain yang sering dijumpai yaitu adalah jangkring
kalung.Jangkrik kalung mengandung protein,asam amino,asam lemak,hormon,dan
kolagen dibanding jenis lainnya.Karenanya,jangkrik kalung banyak dimanfaatkan
sebagai bahan baku industry farmasi,obat,kosmetik,atau pakan burung dan bahkan
makanan manusia.
Dalam
membudidayakan jangkrik,peternak jangkrik dapat memperoleh 2 hasil utama yang
nilai ekonominya sama besar,yaitu:telur yang dapat dijual untuk peternak
lainnya dan jangkrik dewasa untuk pakan burung dan ikan serta untuk tepung
jangkrik.Harga telur dan jangkrik dewasa bervariasi tergantung selera pasar.
Hadirin semua,
Maka dalam
berbudidaya jangkrik adalah salah satu usaha yang sangat menjanjikan.kegiatan
ini digemari mengingat waktu yang dibutuhkan,untuk meraup keuntungan tidak
terlalu lama dan memiliki banyak manfaat.
Demikian
Saudara-saudara,hal-hal yang dapat saya sampaikan tentang “Budidaya Jangkrik”.
Saya harap,dengan
saya menyampaikan tentang infromasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Akhirnya,saya mohon
maaf jika ada kata yang salah atau kurang berkenan dihati Ibu Retno dan
teman-teman.
Terima kasih dan,
Wassalamualaikum Wr.Wb.